Tampilkan postingan dengan label mengenyam kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mengenyam kuliah. Tampilkan semua postingan

3.8.13

Graduation Part #1: Thesis Defense, Mission Accomplished!


Finally! We're almost at the end of the university tunnel as undergraduate student. Wis woooy, uwis! Skripsi-ne uwis bar. Kami panjatkan puja dan puji syukur atas rahmat dari Allah SWT. Akhirnya tujuh dari renbo lulus semester ini. Setelah perjuangan panjang, melelahkan *usep-usep jidat*, dan amat emosional. Akhirnya ujian hidup chapter skripsi cukup berakhir sampai disini *usep-usep hardcover skripsi*. Buat Enjelika yang akan menyusul kami semester depan. Kami akan konsisten mendukungmu asal siapkan konsumsi kebab, nasi kebuli, roti maryam, gulai kacang ijo untuk perut-perut yang dhuafa akan kuliner Gujarat ini. Nyahahaha.

Momen bikin skripsi inilah saat aku bisa melihat mereka sebagai true fighters. Tanpa kegigihan mereka, mungkin skripsi-ku juga bakal dianggurin di dalem laptop macam kumbahan di malam minggu. Wanita-wanita perkasa ini akan siap menghadapi ujian berikutnya *double combo sound* *cring cring*. Yaudasih, gitu aja. Intinya momen bikin skripsi ini mengajariku banyak hal selain jangan nyerah. Salam toga! *NJIEEE

RITUIL TENGAH MALAM MENJELANG SHUBUH. yang kayak gini yg ngangenin dari selama nyekripsi beberapa bulan kemarin, dengan laptop ber-DDR 512 MB, bisa mbukak word, pdf, foobar, last.fm audioscrobbler, asal windows-nya jangan. Sedang kalo chrome-nya nyala, word-nya matiin, yang lain2 tetep. Hahaha, kontradiksi.

20.5.12

Semi Vakansi: Cuban Rondo 18-19 Mei

Just arrived: tepar di C9





Akhirnya kami kembali datang menghantui Cuban Rondo. Mungkin tempat ini menjadi salah satu tempat bersejarah buat para warga EDSA. Karena tempat ini juga menjadi saksi resminya kita pertama kali jadi mahasiswa Sastra Inggris. Yak, semacam afdol-nya begitu. Kali ini kami datang guna melancarkan sebuah misi damai pembuatan video tentang Gathering Nite yang dibikin di tempat yang aseli. Dua hari satu malam yang melelahkan sekaligus menyenangkan. Bedanya dengan GN adalah, kami dapat ground yang lebih tinggi dari ground biasanya, alangkah menderitanya kaki jenjang ini, sampai ragu untuk ikut scene inisiasi di air terjun Cuban Tengah. Serunya lagi waktu pulangnya merasakan dempet-dempetan naik bemo dari Terminal Landungsari ke Stasiun Kota Baru Malang. Sebuah bemo imut diisi 17 orang, yang 3 tambun dan yang 1 tiduran tertimbun bersama barang-barang bawaan. Ditambah lagi, barang bawaan gahar ini terdiri dari tikar, tas ransel, galon, tripod, dan tenda. Sudah begitu, kami hampir telat mengejar kereta. Untungnya kereta datangnya telat juga. Jalan-jalan yang melelahkan sekaligus unforgettable

aril-candra-odi-gondo-rei
Di depan warung Bu Tini: rambak (duduk)- fatur-farchan-mas feb (bawa tiker)-kakak angga (jiban pake jubah)-romce